1.
Pengertian Locus of Control
Konsep tentang Locus of Control (lokus kendali)
pertama kali dikemukakan oleh Rotter (1966: 6), seorang ahli teori pembelajaran
sosial (Social Learning Theory). Locus of control merupakan salah
satu variabel kepribadian yang didefinisikan sebagai keyakinan individu terhadap
mampu tidaknya mengontrol nasib (destiny) sendiri (Rotter, 1966: 7).
Individu yang memiliki keyakinan bahwa nasib atau peristiwa-peristiwa dalam kehidupannya
berada di bawah kontrol dirinya dikatakan sebagai individu yang memiliki internal
locus of control. Sementara itu, individu yang memiliki keyakinan bahwa lingkunganlah
yang mempunyai kontrol terhadap nasib atau peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam
kehidupannya dikatakan sebagai individu yang memiliki external locus of control.
Kreitner & Kinichi (2001: 203) mengatakan bahwa hasil yang dicapai locus
of control internal dianggap berasal dari aktivitas dirinya. Sedangkan pada
individu dengan locus of control eksternal menganggap bahwa keberhasilan
yang dicapai dikontrol oleh keadaan sekitarnya.
